Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Merasa Tidak Terjangkit Covid-19, Pasien Positif Kabur dari RSUD Arifin Achmad
SELATPANJANG - Seorang pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan diisolasi di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru kabur ke Kepulauan Meranti, Kamis (30/7/2020) kemarin.
Pasien wanita yang diketahui berinisial SN (41) warga Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti itu kabur dengan alasan karena merasa tidak mengalami gejala Covid-19.
"SN mungkin merasa dia tidak ada gejala, dan merasa tidak terjangkit Covid-19. Namun seperti yang kita ketahui, hasil Swabnya di RSUD Arifin Achmad dia positif," kata Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Meranti, Muhammad Fahri.
Dijelaskan Fahri dari informasi yang diterimanya, SN memang tidak memiliki gejala dan diperbolehkan isolasi mandiri di rumahnya di Pekanbaru.
"SN kabur tanpa sepengetahuan pihak RSUD Arifin Achmad dan setelah mendapatkan kabar dari sana kita langsung mengamankannya dan mengisolasinya ke RSUD disini," kata Fahri.
Terkait SN yang kabur menggunakan angkutan umum yakni travel dari Pekanbaru ke Tanjung Buton, dan kemudian menggunakan kapal angkutan laut dari Buton ke Selatpanjang, pihaknya bersama kepolisian saat ini tengah melakukan tracing untuk mengetahui siapa saja yang melakukan kontak erat dengan SN.
"Yang berada di dalam travel dan didalam kapal speed boat bersama SN itu akan ditracing. Dari pihak kepolisian akan membantu dalam pelaksanaan tracing dan traking terhadap kontak eratnya
Dikatakan Fahri, saat berangkat dari Pekanbaru, SN diketahui berangkat bersama keluarganya. Sehingga ada penambahan 3 suspek dari konfak erat yang bersangkutan
"Selain SN, ada yang kita isolasi juga karena memiliki kontak erat. Mereka adalah suami SN, adik iparnya, dan kakaknya. Jadi ada 3 orang orang yang sekarang kita isolasi di BLK sebagai suspek dari kontak erat SN," ujar Fahri.
Dikatakan Fahri, dari ketiga orang tersebut sudah dilakukan Rapid test dan diambel sampelnya untuk uji swab.
"Rapidnya non reaktif, dan swabnya hari ini sudah kita kirim ke Pekanbaru dan tinggal menunggu hasilnya," pungkas Fahri.
.png)

Berita Lainnya
5 Fitur Baru WhatsApp yang Diperkirakan Hadir pada 2022
WhatsApp, Facebook, Instagram Down, Pengguna Tak Bisa Akses Aplikasi
WhatsApp Juga Metaverse, Pakar Jelaskan Soal Metadata Universe
Presiden Jokowi di Muktamar NU: Nantinya Pengajian Bisa Dilakukan di Metaverse
Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, DPTPHP Inhil Lakukan Pemeriksaan
Pakar Siber soal Data BI Bocor: Tidak Hanya Cabang Bengkulu, Tetapi di 20 Kota Lain
Diduga 6 Juta Data Umum dan Pasien Covid-19 Milik Kemenkes Bocor
Bensin Dicampur Minyak Kayu Putih Bikin Irit Kendaraan, Pertamina Kasih Pernyataan Begini
SPAM Tanjung Samak Gunakan Teknologi Nano Filter Ubah Air Gambut Jadi Bening dan Tanpa Rasa
KPU: 37 Bakal Pasangan Calon Kepala Daerah Positif Covid-19
Mahasiswa UI Temukan Alat Penerjemah Bahasa Isyarat
BLT PKH Diperpanjang Sampai 2022